... Batuk Karena Minum Es: Penyebab dan Cara Mengatasinya - Kalila Info

Search Suggest

Batuk Karena Minum Es: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Simak penjelasan lengkap soal penyebab dan berbagai cara mengatasi batuk akibat minum es agar tidak terus berulang.
Batuk Karena Minum Es Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kalilainfo.com Batuk merupakan gejala umum yang dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Salah satu pemicunya adalah minum es atau minuman dingin. Meski terdengar sepele, batuk akibat minum es sebenarnya dapat mengganggu aktivitas dan menimbulkan rasa tidak nyaman. 

Batuk saat atau setelah minum es bisa terjadi pada siapa saja. Namun, anak-anak, orang tua, dan mereka yang daya tahan tubuhnya lemah cenderung lebih rentan mengalaminya. Lantas, mengapa minum es bisa memicu batuk? Apa saja penyebab dan cara mengatasinya? Mari kita bahas lebih lengkap.

Penyebab Batuk karena Minum Es

Ada beberapa hal yang dapat menjadi penyebab seseorang batuk setelah minum es. Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Perubahan Suhu yang Drastis

Salah satu penyebab utama batuk setelah minum es adalah perubahan suhu yang drastis dalam tubuh. Saat meminum es, rongga mulut dan kerongkongan seketika terpapar suhu yang jauh lebih rendah dibanding suhu tubuh normal. 

Perubahan suhu yang mendadak ini kemudian memicu syaraf di saluran pernapasan. Akibatnya, otot-otot di sekitar tenggorokan dan pita suara menjadi kejang. Tubuh pun secara refleks terbatuk-batuk untuk mengeluarkan rangsangan asing berupa es tersebut.

2. Iritasi Saluran Napas 

Selain syok suhu, batuk setelah minum es juga bisa disebabkan adanya iritasi di saluran napas. Udara dingin dari es yang masuk ke tubuh akan menyebabkan saluran napas menyempit. 

Keadaan ini memicu produksi lendir berlebih sebagai respon alami tubuh untuk menghangatkan saluran napas bagian dalam. Lendir yang berlebihan inilah yang kemudian memicu batuk.

3. Penurunan Daya Tahan Tubuh

Daya tahan tubuh yang menurun juga bisa menjadi pemicu batuk akibat minum es. Saat imunitas tubuh melemah, saluran pernapasan menjadi lebih sensitif dan mudah iritasi terhadap rangsang dari luar termasuk es.

Oleh karena itu, mereka yang sedang sakit, kelelahan, kurang tidur, atau terpapar polusi cenderung lebih mudah batuk saat minum es. Sistem imunnya sedang tidak prima sehingga lebih rentan terhadap perubahan suhu.

4. Refluks Asam Lambung

Batuk kering dan berulang usai minum es juga bisa disebabkan oleh refluks asam lambung atau yang kerap disebut maag. Dalam kondisi ini, asam lambung naik ke kerongkongan lalu masuk ke saluran napas dan memicu batuk. 

Keadaan refluks biasanya diperburuk dengan adanya rangsang berupa minuman dingin yang tiba-tiba masuk ke dalam lambung. Oleh karena itu, mereka yang memiliki riwayat maag perlu berhati-hati agar tidak batuk saat minum es.

5. Alergi dingin

Meski jarang, sebagian orang bisa mengalami alergi terhadap udara dingin yang disebut dengan cold allergy atau alergi dingin. Pada kondisi ini, tubuh bereaksi berlebihan dan menganggap udara dingin sebagai bahaya sehingga memicu pelepasan histamin. 

Hal itulah yang kemudian menimbulkan batuk karena saluran napas teriritasi. Gejalanya biasanya muncul beberapa saat setelah terpapar suhu dingin, termasuk setelah minum es.

Cara Mengatasi Batuk karena Minum Es

Jika batuk setelah minum es telah mengganggu aktivitas, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, antara lain:

1. Hindari minum es langsung

Cara paling ampuh mencegah batuk akibat minum es adalah dengan tidak mengonsumsinya secara langsung. Sebaiknya, biarkan es mencair terlebih dahulu sebelum meminumnya agar suhunya tidak terlalu ekstrem.

Bisa juga dengan menambahkan air suam atau susu hangat ke dalam es agar suhunya lebih netral dan tidak mengagetkan kerongkongan.

2. Minum sedikit demi sedikit

Jika tidak bisa menahan hasrat untuk menikmati es, lakukan dengan teknik minum sedikit demi sedikit. Jangan menenggak es dalam jumlah banyak sekaligus. 

Dengan begini, suhu tubuh bisa beradaptasi secara perlahan sehingga syok suhu berkurang dan risiko batuk pun berkurang.

3. Gunakan sedotan 

Menggunakan sedotan saat minum es juga bisa membantu mencegah batuk. Dengan begitu, es tidak langsung kontak dengan kerongkongan. 

Suhu dingin es akan sedikit teredam saat melewati sedotan sebelum masuk ke dalam tenggorokan. Syok suhu jadi tidak terlalu ekstrem.

4. Beri syal di leher

Meletakkan syal tipis di leher ternyata ampuh mengurangi batuk saat minum es. Syal akan menjaga suhu leher tetap hangat sehingga perubahan suhu yang ditimbulkan es saat melewati kerongkongan tidak terlalu drastis.

5. Minum air hangat 

Minum air hangat sebelum dan sesudah mengonsumsi es juga bermanfaat meredakan batuk. Air hangat akan menormalkan suhu tubuh secara bertahap.

Air jahe dan madu hangat adalah varian terbaik karena mengandung sifat antiinflamasi dan antibakteri alami yang baik untuk meredakan iritasi saluran napas penyebab batuk.

6. Perbanyak minum air putih

Minum air putih hangat secara teratur setelah minum es juga penting untuk meredakan batuk. Air putih bersuhu netral dapat menormalkan suhu tubuh secara alami. 

Selain itu, air putih juga membantu melegakan tenggorokan dan membuat lendir di saluran napas lebih encer sehingga lebih mudah dikeluarkan.

7. Bersihkan hidung secara rutin

Membersihkan rongga hidung secara rutin dengan saline spray juga kiat ampuh mengatasi batuk karena minum es. Hidung yang bersih membuat jalur napas lebih lancar sehingga dampak perubahan suhu dari es lebih ringan.

8. Konsumsi vitamin C

Batuk bisa diatasi dari dalam dengan mengonsumsi vitamin C dari buah-buahan segar seperti jeruk, papaya, dan tomat. Vitamin C dikenal baik untuk meningkatkan imunitas sehingga tubuh tidak mudah terserang iritasi akibat minum es.

9. Istirahat cukup

Istirahat yang memadai setidaknya 7-8 jam per hari sangat penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, tak terkecuali saluran pernapasan. Dengan tubuh yang cukup istirahat, daya tahan tubuh akan prima dan risiko batuk pun berkurang.

10. Hindari rokok

Rokok diketahui memicu inflamasi dan iritasi saluran pernapasan. Oleh karena itu, hindari rokok agar batuk akibat minum es tidak bertambah parah. Sebaiknya berhenti merokok sama sekali demi kesehatan paru-paru.

11. Konsultasikan dengan dokter

Jika batuk akibat minum es terjadi berulang dan tidak kunjung sembuh meski Anda sudah mencoba berbagai cara di atas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Bisa jadi batuk tersebut merupakan gejala penyakit yang memerlukan penanganan medis.

Kesimpulan

Batuk karena minum es sebenarnya merupakan respon alami tubuh terhadap perubahan suhu yang ekstrem. Namun, batuk berulang tentu dapat mengganggu aktivitas dan kenyamanan. 

Dengan menerapkan cara-cara di atas, diharapkan batuk akibat minum es dapat dihindari atau setidaknya dikurangi. Jaga daya tahan tubuh tetap prima dan hindari kebiasaan minum es yang berlebihan agar terhindar dari batuk.

Baca Juga

Posting Komentar

Harap berkomentar tidak mengganggu ya