... 11+ Cara Mengatasi Asam Lambung karena Kafein dalam Kopi - Kalila Info

Search Suggest

11+ Cara Mengatasi Asam Lambung karena Kafein dalam Kopi

"Temukan lebih dari 11 cara efektif mengatasi masalah asam lambung yang disebabkan oleh kafein dalam kopi. Dengan tips praktis ini,
11+ Cara Mengatasi Asam Lambung karena Kafein dalam Kopi

Kalila Info - Kopi merupakan minuman yang sangat digemari oleh banyak orang di seluruh dunia. Namun, kandungan kafeinnya yang tinggi dapat memicu peningkatan asam lambung bagi sebagian orang. 

Asam lambung berlebih ini dapat menyebabkan timbulnya gejala seperti gerd, sakit perut, mual, dan lain sebagainya. Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang hubungan antara kopi, kafein, dan asam lambung, serta bagaimana cara mengatasinya secara efektif.

Pengertian Asam Lambung

Asam lambung adalah cairan asam yang dihasilkan oleh lambung untuk mencerna makanan. Asam lambung mengandung asam klorida, kalium klorida, dan sodium klorida. Jumlah produksi asam lambung normalnya sangat terkontrol oleh tubuh. 

Namun terkadang timbul keadaan di mana terjadi produksi asam lambung yang berlebihan atau penurunan fungsi katup yang menutup kerongkongan, sehingga asam ini naik ke kerongkongan. Kondisi ini yang disebut dengan asam lambung naik atau yang lebih dikenal dengan istilah Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau dalam bahasa awamnya maag.

Gejala Asam Lambung 

Gejala umum akibat asam lambung meliputi:

  • Nyeri perut bagian atas
  • Mual  
  • Muntah
  • Sengatan di dada (heartburn)
  • Rasa panas di tenggorokan
  • Sulit menelan  
  • Batuk kering

Kandungan Kopi yang Memicu Asam Lambung

Salah satu komponen dalam kopi yang berperan penting dalam memicu peningkatan asam lambung adalah kafein. Kafein merupakan bahan alami yang terkandung dalam biji kopi. 

Kafein bertindak sebagai stimulan bagi sistem saraf pusat. Selain memberikan efek meningkatkan kewaspadaan dan fokus, kafein juga dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Penelitian menunjukkan bahwa 100mg kafein (kurang lebih 1 cangkir kopi robusta) dapat meningkatkan produksi asam lambung hingga 77%. Semakin tinggi kadar kafeinnya, semakin besar pula produksi asam lambungnya.

Selain kafein, kandungan asam klorogenat yang tinggi dalam kopi juga turut berkontribusi terhadap peningkatan asam lambung. Jenis kopi yang paling banyak mengandung asam ini adalah kopi arabika dan kopi robusta.

Mekanisme Kopi Memicu Asam Lambung

Secara fisiologis, beginilah cara kafein dan kandungan kopi lain memicu peningkatan produksi asam lambung:

  • Merangsang sel-sel pembuat asam lambung untuk memproduksi lebih banyak asam
  • Meningkatkan kepekaan sel terhadap hormon gastrin yang berfungsi merangsang produksi asam lambung
  • Menurunkan sensitivitas reseptor di usus dan lambung, sehingga produksi asam lambung menjadi lebih banyak karena tidak terdeteksi dan dihambat.  
  • Menyebabkan relaksasi katup antara kerongkongan dan lambung, sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.

Faktor Risiko Asam Lambung akibat Konsumsi Kopi

Faktor Risiko Asam Lambung akibat Konsumsi Kopi

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya lonjakan asam lambung akibat mengonsumsi kopi meliputi:

1. Banyaknya Konsumsi Kopi per Hari

Semakin sering dan banyak mengonsumsi kopi tiap harinya, semakin tinggi pula risiko asam lambung. Disarankan hanya 1-2 cangkir kopi per hari dengan ukuran normal.

2. Konsumsi Kopi dengan Perut Kosong  

Konsumsi kopi sebelum sarapan atau dengan perut kosong dapat memperparah lonjakan asam lambung. Sebaiknya kopi diminum setelah makan.

3. Jenis Kopi

Kopi dengan kadar kafein dan asam klorogenat tinggi seperti jenis arabika dan robusta lebih berisiko memicu asam lambung.

4. Cara Menyeduh Kopi

Kopi tubruk yang diseduh langsung tanpa penyaringan cenderung lebih banyak mengandung senyawa pemicu asam lambung dibandingkan dengan kopi saring.

5. Penyakit Asam Lambung Sebelumnya

Bagi mereka yang sudah memiliki riwayat penyakit asam lambung seperti maag kronis dan tukak lambung, risikonya jauh lebih besar.

6. Usia

Semakin tua, produksi asam lambung cenderung semakin berkurang. Oleh karena itu orang tua lebih rentan mengalami lonjakan asam lambung akibat konsumsi kopi.  

Cara Mengatasi Asam Lambung karena Kopi

Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi peningkatan asam lambung akibat mengonsumsi kopi:

1. Batasi Konsumsi Kopi 

Cara paling mudah adalah dengan membatasi konsumsi kopi hingga 1-2 cangkir sehari. Usahakan tidak melebihi konsumsi lebih dari 400mg kafein per hari agar aman bagi asam lambung.

2. Pilih Jenis Kopi Rendah Asam

Untuk tetap bisa menikmati kopi, pilihlah jenis kopi dengan kadar asam rendah seperti espresso, kopi bubuk, dan kopi saring. Jika ingin kopi tubruk, gunakan takaran kopi sedikit saja agar kadar asamnya lebih rendah.

3. Minum Kopi Setelah Makan

Hindari mengonsumsi kopi dengan perut kosong. Tunggu setidaknya 30 menit setelah makan untuk meminum kopi agar asam lambung teredam.

4. Tambahkan Susu

Susu dapat menetralkan asam lambung, sehingga pencampurannya dengan kopi dapat mengurangi efek samping asam lambungnya.

5. Batasi Konsumsi Makanan Pedas dan Berlemak

Hindari atau batasi konsumsi makanan pedas dan berlemak bersamaan dengan kopi karena dapat memperparah gejala asam lambung.

6. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah

Sayuran hijau dan buah-buahan segar kaya akan mineral yang bermanfaat menetralkan asam lambung seperti potassium dan magnesium.

7. Olahraga Teratur

Rutin berolahraga dapat meredakan asam lambung dengan cara meningkatkan aliran darah ke organ pencernaan. Usahakan berolahraga ringan selama 30 menit setiap harinya.

8. Hindari Rokok dan Alkohol

Keduanya dapat memacu produksi asam lambung dan sebaiknya dihindari bersamaan dengan konsumsi kopi.  

9. Perbanyak Minum Air Putih

Air putih berfungsi mengencerkan asam lambung berlebih di dalam lambung sehingga gejalanya berkurang. Disarankan minum minimal 2 liter air putih setiap harinya.

10. Kurangi Stres

Stres psikologis terbukti dapat memicu produksi berlebih asam lambung. Kelola stres dengan baik dengan banyak istirahat, meditasi, yoga, dan aktivitas menyenangkan lain.

11. Minum Obat Antasida

Jika gejala asam lambung akibat kopi tidak kunjung membaik, konsumsilah obat antasida atau pengurang asam lambung yang dijual bebas di apotik. Namun konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Penanganan Medis Asam Lambung Kronis

Penanganan Medis Asam Lambung Kronis

Jika gejala asam lambung karena kopi terus berulang dan tidak membaik meski dengan penanganan di atas, kemungkinan besar Anda mengidap kondisi asam lambung kronis yang memerlukan penanganan medis:

1. Pengobatan Asam Lambung

Dokter akan memberikan obat penghambat pompa proton misalnya omeprazole atau lansoprazole untuk menekan produksi asam lambung secara agresif. Pengobatan biasanya diberikan selama beberapa minggu.

2. Terapi Alkali 

Terkadang diberikan terapi tambahan berupa garam alkali seperti magnesium dan kalsium karbonat untuk menetralkan asam berlebih di dalam lambung.  

3. Operasi

Jika pengobatan maksimal pun tidak berhasil, pilihan terakhir adalah operasi bedah untuk memperbaiki katup yang longgar antara lambung dan kerongkongan agar asam lambung tidak mudah naik.

Makanan dan Menu Diet Asam Lambung

Makanan penurun asam lambung meliputi yogurt (probiotik), pisang (kalium, magnesium), alpukat (lembut, mineral penyangga), oat (serat, antioksidan), bayam (vitamin, mineral), telur (protein tanpa merangsang asam), kentang (pati mudah dicerna), kacang-kacangan (nutrisi tinggi, rendah asam), susu rendah lemak (protein, kalsium), dan infus herbal (jahe, peppermint, chamomile) untuk menenangkan lambung.

Kesimpulan

Meski kopi memiliki risiko meningkatkan asam lambung bagi sebagian orang, bukan berarti harus berhenti mengonsumsinya sama sekali. Dengan mengetahui cara mengatasinya melalui pengaturan pola konsumsi dan gaya hidup sehat, kita tetap bisa menikmati secangkir kopi tanpa efek samping yang berarti.

Hal terpenting adalah menjaga keseimbangan asam basa tubuh, khususnya pada lambung. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika gejala asam lambung akibat kopi tidak kunjung membaik meski Anda telah menerapkan berbagai cara di atas. Dengan penanganan yang tepat, Anda tetap bisa menikmati ritual minum kopi sehari-hari tanpa rasa khawatir.

FAQ

1. Apakah kopi instan lebih aman untuk asam lambung dibandingkan kopi tubruk?

Jawaban: Kopi instan umumnya lebih rendah kadar kafeinnya dibanding kopi tubruk. Selain itu, proses penyaringannya membuat kadar senyawa pemicu asam lambung seperti asam klorogenat juga lebih rendah. Jadi secara umum, kopi instan relatif lebih aman untuk asam lambung.

2. Mengapa kadangkala asam lambung naik justru saat perut kosong setelah bangun tidur?

Jawaban: Saat perut kosong, terutama pagi hari setelah bangun tidur, produksi asam lambung cenderung meningkat karena tubuh mempersiapkan pencernaan. Ditambah tanpa adanya makanan yang dapat menetralkannya, asam lambung berlebih ini jadi lebih mudah naik ke kerongkongan.

3. Apakah kafein dari kopi sama berbahayanya dengan kafein dari sumber lain seperti teh dan soda?

Jawaban:  Pada prinsipnya sama. Namun kopi umumnya memiliki kadar dan dosis kafein yang jauh lebih tinggi dibandingkan teh dan soda. Selain itu kopi juga mengandung senyawa lain pemicu asam lambung. Jadi secara keseluruhan, kopi lebih berisiko memicu asam lambung.

4. Berapa lama efek kafein kopi bertahan di dalam tubuh?

Secara umum, setengah dari kafein yang dikonsumsi akan diserap oleh usus dalam waktu 30 menit pertama. Efek merangsang kafein sendiri mulai dirasakan 10-20 menit setelah mengonsumsinya dan dapat bertahan hingga 5-6 jam di dalam tubuh.

Baca Juga

Posting Komentar

Harap berkomentar tidak mengganggu ya