... 10 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Akibat Pilek - Kalila Info

Search Suggest

10 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Akibat Pilek

Hidung tersumbat akibat pilek mengganggu aktivitas dan bernapas? Simak 10 cara mengatasi hidung mampat karena flu di sini, mulai dari kompres hangat,
10 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Akibat Pilek

Kalila Info - Hidung tersumbat akibat pilek dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Pilek biasanya disebabkan oleh infeksi virus yang menginfeksi hidung dan tenggorokan. Gejala pilek antara lain hidung tersumbat, pilek, bersin-bersin, sakit tenggorokan, dan demam ringan. 

Hidung tersumbat bisa sangat mengganggu. Anda bisa mengalami kesulitan bernapas dengan nyaman, daya penciuman berkurang, gangguan tidur, serta aktifitas sehari-hari terganggu.

Nah, ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk mengatasi hidung tersumbat akibat pilek agar Anda bisa bernapas lega kembali. Yuk, simak cara mengatasinya berikut ini.

Penyebab Hidung Tersumbat

Penyebab Hidung Tersumbat

Sebelum membahas cara mengatasi hidung tersumbat, penting juga untuk memahami penyebabnya terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa penyebab utama hidung tersumbat:

1. Pilek

Pilek atau influenza adalah penyebab paling umum hidung tersumbat. Virus influenza menginfeksi hidung dan tenggorokan, menyebabkan pembengkakan pada membran mukosa hidung. 

Ini menyempitkan saluran pernapasan dan mengakibatkan hidung terasa tersumbat, susah bernapas, dan lendir berlebihan.

2. Alergi

Alergi seperti demam bulu tangkai, asma, dan rinitis alergi juga bisa memicu hidung tersumbat. 

Paparan terhadap debu, bulu hewan, jamur, dan bahan pencetus alergi lain bisa menimbulkan reaksi sistem kekebalan tubuh berupa radang pada saluran napas. 

Ini menyebabkan pembengkakan selaput lendir hidung dan membuat hidung terasa tersumbat.

3. Perubahan Cuaca

Perubahan musim dan cuaca ekstrim seperti sangat dingin atau panas juga kerap kali membuat hidung terasa tersumbat. Sinar matahari, angin, suhu, serta kelembapan yang berubah-ubah bisa memengaruhi lendir dan pembuluh darah di hidung.

4. Paparan Asap dan Polusi

Asap rokok, polusi udara, serta paparan bahan iritan lain juga bisa menimbulkan iritasi pada saluran napas, membuat hidung terasa tersumbat dan sulit bernapas.

5. Infeksi Saluran Napas Lain

Infeksi saluran napas lain selain pilek seperti sinusitis dan ISPA juga kerap membuat hidung mampet. Karena virus atau bakteri yang menginfeksi, membran mukosa hidung bisa membengkak dan menyempitkan saluran napas.

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat

Nah, setelah mengetahui penyebabnya, berikut ini 10 cara alami mengatasi hidung tersumbat akibat pilek agar bisa bernapas lega kembali:

1. Kompres Air Hangat

Kompres dengan air hangat bisa membantu melegakan hidung tersumbat. Air hangat akan membantu mengencerkan dahak dan lendir di hidung agar bisa keluar.

Cara melakukannya cukup mudah. Anda cukup siapkan handuk kecil dan baskom berisi air hangat. Celupkan handuk tersebut ke dalam air hangat dan peras kelebihan airnya. 

Letakkan handuk tersebut di atas hidung sambil menarik napas dalam-dalam selama beberapa menit agar uap airnya masuk ke dalam hidung. Ulangi beberapa kali untuk mendapatkan hasil maksimal.

 2. Inhalasi Uap Air

Selain kompres, inhalasi uap air juga efektif melegakan hidung tersumbat. Dengan menghirup uap air panas, dapat melembabkan saluran pernapasan sehingga mudah mengeluarkan lendir yang menyumbat.

Isi panci dengan air lalu didihkan di atas kompor. Setelah mendidih, pindahkan panci ke tempat yang aman. Kemudian, arahkan wajah di atas panci sambil menutup kepala dengan handuk. 

Tarik napas dalam-dalam beberapa kali agar uap air masuk ke saluran pernapasan. Lakukan selama 5-10 menit untuk hasil maksimal.

3. Minum Banyak Air Putih

Minum air putih dalam jumlah banyak sangat direkomendasikan untuk mengatasi hidung mampet. Air putih bermanfaat untuk melembabkan selaput lendir hidung sehingga lendir yang menyumbat bisa diencerkan dan mudah dikeluarkan.

Tetaplah terhidrasi dengan minum minimal 8 gelas air putih setiap harinya. Hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi karena bisa menyebabkan dehidrasi.

4. Istirahat Cukup

Istirahat Cukup

Ketika pilek menyerang, tubuh memerlukan istirahat ekstra untuk memulihkan diri. Dengan beristirahat, sistem kekebalan tubuh bekerja optimal melawan virus penyebab pilek. 

Usahakan istirahat total dan tidur selama 8 jam per hari. Jangan lupa juga untuk tetap menjaga pola makan yang teratur agar daya tahan tubuh tetap prima.

5. Konsumsi Makanan Pedas

Beberapa jenis makanan pedas juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi hidung tersumbat. Makanan pedas seperti cabai rawit, ginger, bawang putih, wasabi dll. 

Zat ini bermanfaat sebagai dekongestan alami yaitu melegakan hidung tersumbat dengan membantu mengencerkan lendir di saluran napas. 

Konsumsi makanan yang mengandung capsaicin secara teratur untuk mengatasi hidung tersumbat karena pilek.

6. Olahraga Teratur

Aktivitas fisik seperti olahraga juga penting dilakukan untuk menjaga kesehatan saluran pernapasan sekaligus meminimalisir risiko hidung tersumbat.

Olahraga ringan seperti jalan-jalan pagi maupun sore, yoga, lari, senam, dan sebagainya direkomendasikan untuk dilakukan secara rutin. Gerakan tubuh dapat memperlancar peredaran darah sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh secara alami.

7. Coba Obat bebas Hidung Tersumbat

Jika cara di atas belum juga meredakan hidung tersumbat Anda, cobalah obat bebas yang dijual di apotek. Obat bebas ini umumnya mengandung bahan dekongestan topikal yang bermanfaat menyempitkan pembuluh darah di hidung agar tidak bengkak.

Beberapa contoh obat bebas yang dapat Anda coba antara lain Otrivin, Bioplax, Xylometazoline HCL, dan Oxynosol. Baca petunjuk pada kemasan sebelum menggunakan obat dan konsultasikan terlebih dahulu pada apoteker.

Walaupun ampuh mengatasi hidung tersumbat, hindari penggunaan obat ini dalam jangka panjang karena dapat menyebabkan ketergantungan.

8. Pembersih Udara Alami

Penyebab utama hidung tersumbat adalah virus, bakteri, dan partikel lain yang terhirup di udara pernapasan. Oleh karena itu, memastikan udara bersih di sekitar pernapasan sangat penting. 

Pembersih udara alami yang direkomendasikan termasuk potpourri, tanaman, lilin aromaterapi, pembersih udara elektrik, dan sebagainya. 

Pembersih udara membantu menghilangkan banyak partikel yang menyebabkan hidung tersumbat.

9. Sinus Flushing

Sinus flushing atau sinus irrigation dapat membantu mengatasi hidung tersumbat akibat pilek. Caranya adalah dengan membilas lubang hidung menggunakan larutan garam fisiologis untuk membersihkan lendir dan kotoran di saluran sinus. 

Cara ini diminumkan melalui alat khusus bertekanan rendah yang disebut neti pot. Terbukti aman dan efektif membersihkan saluran pernapasan.

10. Uap Minyak Esensial

Beberapa minyak esensial seperti lemon, rosemary, eucalyptus, dan peppermint mengandung sifat menenangkan dan pelembab yang baik untuk hidung tersumbat.

Cara memanfaatkannya dengan menambahkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam air panas lalu dihirup uapnya. Uap minyak esensial ini akan melonggarkan lendir dan menenangkan pernapasan.

Atau bisa dengan aroma terapi, tambahkan beberapa tetes minyak esensial ke diffuser untuk dihirup aromanya yang segar dan membantu pernapasan.

Pencegahan Hidung Tersumbat Saat Pilek

Selain itu mengatasi, Anda juga perlu menerapkan pencegahan agar hidung tidak mudah tersumbat saat terkena pilek. Berikut cara mencegahnya:

1. Jaga Daya Tahan Tubuh

Kunci utama mencegah pilek adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang baik membuat sistem kekebalan tubuh lebih sigap melawan serangan virus penyebab pilek.

Beberapa cara meningkatkan daya tahan tubuh antara lain rutin berolahraga 30 menit per hari, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat cukup dengan tidur 7-8 jam, dan menghindari stress.

Dengan daya tahan tubuh yang prima, tubuh lebih mampu melawan virus sebelum berkembang menjadi pilek dengan gejala hidung tersumbat.

2. Rajin Cuci Tangan

Mencuci tangan secara rutin adalah kunci mencegah penyebaran kuman penyebab pilek termasuk virus. Usahakan selalu cuci tangan setelah batuk atau bersin, sebelum makan, setelah dari toilet, setelah memegang benda publik, dan sewaktu waktu jika tangan terlihat kotor.

Gunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer. Gosok telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, dan bawah kuku selama 20 detik agar kuman benar-benar mati. Dengan begitu, tangan tidak akan menularkan virus penyebab pilek ke hidung Anda.

3. Hindari Kontak Langsung dengan Penderita Pilek

Kuman penyebab pilek menular melalui percikan dahak (droplet) yang berpindah dari hidung dan mulut penderita ke orang sehat. Karenanya, Anda disarankan untuk menghindari kontak langsung dengan penderita pilek.

Namun, jika terpaksa harus kontak dengan mereka, pastikan selalu memakai masker dan menjaga jarak minimal 1 meter agar terhindar dari percikan dahaknya. Segera cuci tangan setelah kontak langsung dengan orang sakit agar tidak tertular virusnya.

4. Atasi Alergi yang Menjadi Pemicu

Beberapa kondisi alergi tertentu juga dapat memicu hidung mudah tersumbat saat terkena pilek. Misalnya alergi debu, bulu hewan, serbuk sari, dan lainnya.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui faktor alergi apa saja yang memengaruhi hidung Anda. Setelah itu, lakukan langkah pencegahan seperti membersihkan rumah dari debu secara rutin, memakai masker saat beraktivitas di luar, atau mengonsumsi obat anti alergi.

Kapan Perlu ke Dokter?

Kapan Perlu ke Dokter

Nah, setelah mengetahui berbagai cara mengatasi dan mencegah hidung tersumbat akibat pilek di atas, pada kondisi seperti apa Anda perlu memeriksakan diri ke dokter? Berikut beberapa tandanya:

1. Hidung Tersumbat Bertahan Lebih dari 10 Hari

Meski umumnya pilek akan sembuh dalam 7 hingga 10 hari, beberapa kasus bisa lebih lama dari itu. Jika setelah 10 hari hidung Anda masih terus tersumbat, lebih baik periksakan ke dokter.

Kemungkinannya bisa terjadi infeksi sekunder oleh bakteri atau Anda menderita rinosinusitis kronis yang memerlukan penanganan khusus. Dokter akan menganalisis lebih dalam penyebabnya dan memberikan rekomendasi terbaik.

2. Disertai Demam Tinggi dan Batuk Berkepanjangan

Hidung tersumbat karena pilek biasanya hanya bersifat ringan. Namun, jika disertai gejala berat seperti demam tinggi di atas 38 derajat celcius yang tidak kunjung turun atau batuk berkepanjangan, sebaiknya segera berobat.

Kondisi ini bisa jadi bukan sekadar pilek biasa, namun penyakit yang lebih serius seperti influenza, sinusitis, atau infeksi saluran napas bawah. Penanganan medis menjadi penting agar Anda cepat pulih.

2. Keluar Cairan Hidung Berwarna Kuning atau Hijau

Lendir hidung normalnya berwarna bening keputihan. Namun, jika lendirnya berubah menjadi kuning kehijauan, itu tanda terjadi infeksi bakteri. Segera konsultasikan pada dokter karena membutuhkan antibiotik.

Membiiarkan infeksi bakteri tanpa pengobatan dapat berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti infeksi THT atau infeksi saluran napas bawah.

Bahaya Pilek dan Hidung Tersumbat yang Tidak Ditangani

Bahaya Pilek dan Hidung Tersumbat yang Tidak Ditangani

Meski terlihat remeh, membiarkan pilek dengan hidung tersumbat tanpa pengobatan yang memadai berisiko menimbulkan komplikasi kesehatan yang lebih parah. Berikut beberapa bahayanya:

1. Sinusitis

Salah satu komplikasi pilek yang paling umum adalah sinusitis atau radang pada sinus. Kondisi ini terjadi ketika lendir dan nanah dari infeksi virus menumpuk di sinus dan tidak mengalir dengan lancar.

Akibatnya sinus terinfeksi dan membengkak, menimbulkan gejala seperti sakit kepala hebat di area sinus, wajah terasa berat, bersin-bersin terus menerus, serta demam tinggi. Tanpa pengobatan, radang ini bisa menyebar sampai ke telinga bagian dalam, mata, atau saraf.

2. Telinga Tengah Radang (Otitis Media)

Selain sinus, ternyata telinga tengah juga rentan terkena infeksi akibat pilek tidak tertangani dengan baik. Kondisi yang disebut otitis media ini ditandai dengan nyeri telinga (telinga berdenging), pendengaran berkurang, hingga keluarnya cairan dari telinga.

Otitis media bisa menyebabkan pecahnya gendang telinga bahkan kehilangan pendengaran permanen jika tidak ditangani. Terlebih pada anak-anak, otitis media berisiko tinggi mengganggu perkembangan bicara dan bahasa mereka.

3. Bronkitis

Penyumbatan hidung akibat pilek yang berlarut larut berisiko pula memicu peradangan pada saluran pernapasan bawah yaitu bronkitis. Tubuh akan memaksa bernapas lewat mulut, sehingga udara dingin dan kotor langsung masuk ke paru paru.

Lama kelamaan, iritasi ini memicu peradangan pada bronkus yang ditandai dengan batuk berdahak khas bronkitis. Jika tidak segera diobati, radang dapat menjalar ke jaringan paru-paru yang lebih dalam dan fatal.

Pilek dan Hidung Tersumbat pada Balita serta Ibu Hamil

Selain orang dewasa, pilek dengan hidung tersumbat juga sering mengenai kelompok rentan seperti balita dan ibu hamil. Melakukan tindakan ekstra hati hati pada mereka sangat penting untuk mencegah komplikasi serius. Berikut penanganannya:

1. Pilek dan Hidung Tersumbat pada Balita

Pilek dan Hidung Tersumbat pada Balita

Sistem kekebalan balita masih belum sempurna, sehingga mereka rentan terkena pilek berulang kali setiap tahunnya. Apalagi, balita suka memasukkan tangan atau mainan kotor ke mulut yang memudahkan virus masuk.

Begitu terkena pilek, hidung balita pasti langsung tersumbat parah sehingga terganggu saat makan dan bernapas. Karenanya, orangtua wajib segera memberikan penanganan hidung tersumbat pada balita.

Pilih obat hidung yang aman untuk balita, contohnya semprot hidung salt water atau larutan garam. Atau lakukan penghisapan lendir lembut menggunakan penghisap lendir khusus untuk membersihkan hidung bayi yang tersumbat.

Bawalah ke dokter balita jika demamnya tidak turun turun, batuk berlebihan, atau rewel terus menerus karena hidung tersumbat. Dokter akan memastikan tidak terjadi infeksi sekunder dan memberi obat yang aman.

2. Hidung Tersumbat pada Ibu Hamil

Hidung Tersumbat pada Ibu Hamil

Kadar hormon tinggi saat hamil menyebabkan pembuluh darah di sekitar hidung membesar. Akibatnya, hidung ibu hamil rentan sekali tersumbat meski hanya karena debu atau cuaca dingin.

Apalagi jika ditambah terinfeksi virus penyebab pilek, hidung bisa benar-benar mampat hingga sulit bernapas. Karena tak bisa minum obat sembarangan, ibu hamil disarankan mengobati hidung tersumbat secara alami yaitu dengan inhalasi uap panas dan kompres hangat.

Jika tetap tak membaik dalam 2 hari, segera hubungi dokter kandungan untuk penanganan aman bagi sang buah hati. Jangan sampai pilek dan hidung tersumbat yang Anda anggap remeh berisiko pada kesehatan janin.

Pola Hidup Sehat Hindari Pilek dan Hidung Tersumbat

Pola Hidup Sehat Hindari Pilek dan Hidung Tersumbat

Selain cara-cara di atas, beberapa perubahan gaya hidup juga diperlukan untuk mencegah dan mengurangi risiko terkena pilek berulang kali yang akhirnya berujung pada hidung tersumbat.

Berikut ini beberapa tipsnya:

1. Jaga Kebersihan Tangan 

Mencuci tangan secara rutin dengan sabun adalah salah satu cara paling efektif mencegah penyebaran virus penyebab pilek. Pastikan untuk selalu cuci tangan setelah batuk atau bersin, sebelum makan, setelah dari kamar mandi, setelah menyentuh area publik, dan sebagainya.

2. Hindari Menyentuh Mata, Hidung dan Mulut

Kuman dan virus penyebab pilek dan hidung tersumbat bisa masuk ke tubuh melalui mulut, hidung dan mata. Sebisa mungkin hindari menyentuh area sensitif ini dengan tangan kotor.

3. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Daya tahan tubuh yang baik sangat penting untuk mencegah dan melawan serangan virus penyebab pilek. Perbanyak konsumsi buah dan sayur, istirahat cukup, olahraga teratur, dan kurangi stres.

4. Hindari Asap Rokok

Asap rokok dapat merusak sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan. Hindari aktif dan pasif merokok.

5. Rutin Berolahraga

Olahraga secara teratur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. Latihan ketahanan seperti joging, bersepeda, dan berenang direkomendasikan.

6. Konsumsi Vitamin Tambahan

Konsumsi vitamin C, vitamin D, zink, dan multivitamin lainnya membantu menjaga kekebalan tubuh optimal untuk mencegah dan mengatasi pilek. Konsultasikan dengan dokter mengenai jenis dan dosis yang tepat.

7. Hindari Stres Berlebih

Stres kronis berdampak buruk pada sistem kekebalan tubuh. Kelola stres dengan baik, cukup istirahat, meditasi, yoga, dan lakukan hobi yang disukai.

Menerapkan pola hidup sehat di atas secara rutin dapat membantu mencegah pilek dan hidung tersumbat akibat pilek. Tetap jaga kesehatan ya!

Pertanyaan Umum Tentang Hidung Tersumbat Akibat Pilek

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan umum tentang hidung tersumbat akibat pilek beserta jawabannya:

1, Apakah hidung tersumbat bisa menandakan penyakit serius?

Kadang kala hidung tersumbat dapat menandakan infeksi saluran napas bagian atas yang lebih serius seperti sinusitis (radang sinus), rinitis alergi, polip hidung, dan lainnya. Gejala yang lebih serius antara lain demam tinggi, nyeri kepala hebat, wajah bengkak, dan hidung tersumbat yang berkepanjangan. Konsultasikan dengan dokter jika gejala tidak membaik dalam 10 hari.

2. Berapa lama biasanya hidung tersumbat akibat pilek akan sembuh?

Biasanya hidung tersumbat akibat pilek akan sembuh dalam 7-10 hari. Namun pada beberapa orang bisa memakan waktu hingga 2-3 minggu untuk pulih total. Jika gejala berlanjut melebihi 3 minggu, sebaiknya periksakan ke dokter.

3. Apakah ada jenis makanan tertentu yang dapat memperparah hidung tersumbat?

Beberapa jenis makanan yang dapat memperparah gejala hidung tersumbat antara lain:

  • Makanan pedas
  • Makanan asin 
  • Makanan berlemak
  • Makanan cepat saji
  • Daging merah
  • Produk susu
  • Gula berlebih
  • Kopi dan alkohol

4. Apakah vaksinasi dapat mencegah hidung tersumbat akibat pilek?

Saat ini belum ada vaksin yang mampu mencegah pilek. Namun vaksin flu atau influensa dapat membantu mencegah infeksi virus influenza, yang juga bisa menyebabkan hidung tersumbat dan gejala pilek lainnya. Vaksin flu tidak wajib tapi dianjurkan setiap tahun terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, penderita penyakit kronis, dan wanita hamil.

5. Apakah semprotan/tetes hidung pelega tersumbat aman digunakan dalam jangka panjang?

Penggunaan semprotan atau tetes hidung pelega tersumbat yang mengandung obat tetrahidrozolin dan oksimetazolin hanya disarankan untuk jangka pendek, maksimal 3-5 hari. Jika digunakan lebih lama dapat menimbulkan efek samping seperti ketergantungan obat, iritasi, serta gejala pilek yang makinparah atau kembali lagi setelah penggunaan obat dihentikan (rebound congestion). Sebaiknya gunakan dengan hati-hati dan sesuai aturan pakai.

6. Kapan sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk hidung tersumbat yang berkepanjangan?

Segera periksakan diri ke dokter jika hidung tersumbat disertai gejala sebagai berikut:

  • Berlanjut lebih dari 10 hari
  • Disertai demam tinggi dan menggigil 
  • Sakit kepala hebat 
  • Penglihatan kabur dan mata bengkak
  • Wajah bengkak 
  • Batuk berdahak atau bernanah
  • Napas pendek dan sesak napas

Gejala di atas bisa menandakan infeksi bakteri atau komplikasi yang lebih serius seperti sinusitis. Sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kesimpulan

Hidung tersumbat akibat pilek memang sangat mengganggu dan bisa berdampak pada kualitas hidup. Namun dengan menerapkan cara-cara alami serta mengubah gaya hidup seperti yang sudah dijelaskan, hidung tersumbat akibat pilek bisa diatasi.

Beberapa hal penting yang perlu diingat antara lain memperbanyak istirahat, minum air putih, kompres air hangat, konsumsi makanan pedas, hingga olahraga teratur. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika gejala tidak kunjung membaik.

Dengan sedikit ketekunan dan kedisiplinan, pilek dan hidung tersumbat pasti bisa dilewati. Tetap jaga daya tahan tubuh ya agar terhindar dari serangan penyakit. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca Juga

Posting Komentar

Harap berkomentar tidak mengganggu ya